Scroll untuk baca artikel
OlahragaSepak Bola

Harapan Baru Sepak Bola Kuningan, PESIK Resmi Naik ke Liga 3 Nusantara: Next Target Liga 2

×

Harapan Baru Sepak Bola Kuningan, PESIK Resmi Naik ke Liga 3 Nusantara: Next Target Liga 2

Sebarkan artikel ini
PESIK Kuningan promosi ke Liga 3 Nusantara. Bupati Dian Rachmat Yanuar apresiasi perjuangan tim dan targetkan prestasi lebih tinggi.
PESIK Kuningan promosi ke Liga 3 Nusantara. Bupati Dian Rachmat Yanuar apresiasi perjuangan tim dan targetkan prestasi lebih tinggi.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Malam itu bukan sekadar seremoni. Pendopo Kabupaten Kuningan berubah menjadi ruang selebrasi setelah PESIK Kuningan pulang membawa kabar yang sudah lama dinanti, promosi ke Liga 3 Nusantara. Tepuk tangan, sorak kebanggaan, hingga pesan penuh motivasi mengiringi langkah Laskar Kuda Ciremai menatap tantangan baru.

Status runner-up Liga 4 Piala Presiden 2026 terasa begitu istimewa bagi PESIK Kuningan. Hasil itu mengantar tim kebanggaan masyarakat Kuningan memastikan satu tempat di Liga 3 Nusantara, sekaligus membuka lembaran baru perjalanan sepak bola daerah.

Pendopo Kabupaten Kuningan dipenuhi jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan, pengurus sepak bola, dan tokoh masyarakat yang datang menyambut kepulangan skuad. Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., hadir bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah U Kusmana, S.Sos., M.Si., anggota DPRD, Ketua KONI, Ketua ASKAB PSSI Kuningan, Manajer Pesik Nono Sujono, Sekretaris Gugum Wibawa Gumbira, serta para pengurus lainnya.

Sorotan utama malam itu tertuju kepada para pemain yang sukses membawa nama Kuningan kembali diperhitungkan. Bupati Dian tak menutupi rasa bangganya atas perjuangan yang ditunjukkan seluruh tim sepanjang kompetisi.

“Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten Kuningan, dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada keluarga besar PESIK Kuningan. Prestasi ini bukan sekadar menjadi runner-up, tetapi menjadi bukti bahwa sepak bola Kuningan punya kualitas dan mampu bersaing pada level yang lebih tinggi,” ujar Dian.

Kalimat itu disambut tepuk tangan hadirin. Promosi menuju Liga 3 dinilai bukan keberuntungan semata, melainkan hasil dari proses panjang yang dibangun lewat kerja keras, disiplin, kekompakan, dan pengorbanan seluruh pemain, pelatih, serta ofisial.

Euforia ribuan warga yang memenuhi jalur konvoi sejak siang hari juga mendapat perhatian khusus. Antusiasme masyarakat, menurut Dian, memperlihatkan bahwa sepak bola masih menjadi perekat yang mampu menyatukan warga Kuningan tanpa memandang latar belakang.

Komitmen pemerintah pun ditegaskan. Pembinaan atlet muda, peningkatan sarana olahraga, hingga penguatan ekosistem sepak bola akan terus menjadi bagian dari upaya mendorong prestasi Pesik pada masa mendatang.

“Pencapaian ini jangan membuat kita cepat berpuas diri. Jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi agar PESIK semakin kompetitif di Liga 3 dan memiliki peluang menembus Liga 2,” tegas Dian yang pernah menjadi Manajer Pesik Kuningan.

Momen penyambutan semakin lengkap ketika Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama salah seorang pengusaha menyerahkan bonus sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan tim. Hadiah itu menjadi simbol apresiasi atas kerja keras yang akhirnya membuahkan tiket promosi.

Seluruh pemain yang menjadi bagian perjalanan bersejarah itu ikut hadir menerima penghormatan. Muhammad Rafi Junaedi dan M. Riyanto Pratama mengawal sektor penjaga gawang, sedangkan lini belakang diperkuat Mohamad Arozi, Dimas Dinanda, Mohammad Rafly Achyar, Farhan Habibi, M. Raihan, Muhammad Farriziano Habibie, Deogo Andrian Leste, Wildansyah, Yulianus Salla, serta Isma Bayu.

Persaingan lini tengah dikendalikan Mahadirga Maranando Lasut, Rholy Hizkia Gogali, Muhammad Reza Pamungkas, Mohamad Revanza Abdul Karim, Gian Farhan Frasetyo, dan Gevil Aprino Hendri. Ketajaman lini depan kemudian dipercayakan kepada Rijalul Akram, Ardiansyah, Muhamad Raihan, Puja Ajirumba, serta Rafli Luckyansah yang ikut mengantar Pesik meraih tiket Liga 3.

Musim baru kini sudah menunggu. Promosi memang telah diamankan, tetapi target berikutnya mulai dipasang. Dukungan masyarakat yang begitu besar menjadi energi tambahan bagi Laskar Kuda Ciremai untuk membuktikan bahwa langkah menuju Liga 3 bukan garis akhir, melainkan awal perjalanan mengejar panggung yang lebih tinggi.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *