Scroll untuk baca artikel
BeritaPersib

Tensi Tinggi Jelang El Clasico di Samarinda, Bobotoh Bakar Semangat Skuad PERSIB Maung Bandung

×

Tensi Tinggi Jelang El Clasico di Samarinda, Bobotoh Bakar Semangat Skuad PERSIB Maung Bandung

Sebarkan artikel ini
Jelang El Clasico Persib vs Persija di Samarinda, skuad Persib Maung Bandung dapat suntikan motivasi usai diserbu ribuan Bobotoh di GBLA.
Jelang El Clasico Persib vs Persija di Samarinda, skuad Persib Maung Bandung dapat suntikan motivasi usai diserbu ribuan Bobotoh di GBLA.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Atmosfer panas menjelang laga klasik antara Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 kini makin membara. Skuad Pangeran Biru mendapat suntikan moral luar biasa setelah ribuan Bobotoh tiba-tiba “menyerbu” dan memadati tribun Timur serta Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) usai sesi latihan taktis, Kamis pagi kemarin.

Langkah ini sengaja dilakukan pendukung setia Persib demi membakar motivasi Marc Klok dan kolega sebelum bertolak ke Samarinda. Nyanyian lantang dan pesan penyemangat yang menggema di seisi stadion pun sukses membuat para pemain terenyuh sekaligus kian bersemangat.

Melihat militansi yang ditunjukkan pendukungnya, Marc Klok selaku kapten tim langsung menghampiri tribun untuk menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam. Gelandang naturalisasi itu menyebut momentum ini sebagai salah satu momen paling berkesan sepanjang lima tahun kariernya berseragam biru barat.

Bagi Persib, duel klasik ini bukan sekadar gengsi rivalitas tua, melainkan laga hidup mati demi mengamankan gelar juara liga untuk ketiga kalinya secara beruntun. Saat ini Maung Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan 72 poin, namun posisi mereka terus dikuntit ketat oleh skuad Macan Kemayoran di posisi ketiga.

Pelatih Bojan Hodak sendiri mengusung misi besar untuk memperpanjang rekor superioritas Persib atas sang rival abadi di Stadion Segiri nanti. Pelatih asal Kroasia tersebut cukup percaya diri karena tim asuhannya punya modal sejarah yang bagus, yakni tidak pernah sekalipun menelan kekalahan dari Persija dalam tiga musim terakhir.

Kendati demikian, Hodak meminta anak asuhnya tidak jemawa karena kekuatan lawan musim ini terbilang sangat kompetitif akibat belanja pemain yang agresif. Ia memprediksi jalannya laga akan berlangsung sangat keras mengingat kedua kubu sama-sama sedang memburu poin krusial di akhir musim.

Ambisi besar juga diapungkan oleh striker asing Persib, Andrew Jung, yang sudah tidak sabar untuk melakoni debutnya di laga bertajuk El Clasico Indonesia ini. Penyerang asal Prancis tersebut terpaksa melewatkan pertemuan pertama musim ini akibat cedera, dan kini dalam kondisi fit 100 persen untuk meneror pertahanan Persija.

Jung menegaskan bahwa seluruh penggawa Maung Bandung telah melupakan tekanan luar dan hanya fokus pada menu latihan taktis sepanjang pekan ini. Baginya, skenario untuk mempertahankan gelar juara sangat sederhana, yaitu menyapu bersih semua laga sisa dengan kemenangan tanpa peduli di mana laga itu digelar.

Menanggapi suara-suara sumbang terkait produktivitasnya belakangan ini, penyerang bernomor punggung sembilan itu memilih bersikap masa bodoh. Jung lebih suka menjawab kritik lewat catatan impresifnya di lapangan, di mana ia telah mengemas 16 gol dari 17 laga musim ini dengan rata-rata satu gol tiap 100 menit bermain.

Meski laga panas ini terpaksa dipindahkan ke Samarinda dan batal digelar di ibu kota, Jung memastikan hal itu tidak menyurutkan mentalitas tempur rekan-rekannya. Ia menegaskan fokus tim saat ini hanyalah membawa pulang poin penuh demi memuluskan jalan menuju tangga juara.

Di luar ketatnya persiapan tim, cerita unik sempat mewarnai laga kandang Persib sebelumnya saat menjamu PSIM Yogyakarta di GBLA, Senin lalu. Seorang Bobotoh beruntung bernama Ghureb Muslim Fathur Rosyidin mendadak jadi sorotan setelah terpilih menjadi pembaca susunan pemain atau MC dadakan di stadion.

Kesempatan langka tersebut didapatkan Muslim usai memenangkan program reward pemegang Persib Fan Token melalui aplikasi Socios. Ia mendapat kehormatan untuk memanggil langsung nama-nama penggawa Maung Bandung ke dalam lapangan sesaat sebelum mereka melakukan sesi pemanasan.

Meski mengaku sangat bangga bisa berhadapan langsung dengan para pemain idolanya, Muslim tidak menampik jika lututnya sempat gemetar hebat saat memegang mikrofon. Beruntung, berkat bimbingan MC senior Stadion GBLA, ia sukses menyelesaikan tugasnya di hadapan puluhan ribu pasang mata pendukung fanatik Persib.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *