Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Daftar Pemenang Hisense Futsal Cup 2026: Hasil Kolaborasi Strategis Hisense Indonesia dan Proton FC

×

Daftar Pemenang Hisense Futsal Cup 2026: Hasil Kolaborasi Strategis Hisense Indonesia dan Proton FC

Sebarkan artikel ini
Daftar pemenang Hisense Cup 2026: Kolaborasi Hisense Indonesia dan Proton FC dorong pembinaan futsal pelajar menuju World Cup.
Daftar pemenang Hisense Cup 2026: Kolaborasi Hisense Indonesia dan Proton FC dorong pembinaan futsal pelajar menuju World Cup.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Futsal pelajar sering dianggap sekadar ajang antar sekolah. Hisense Futsal Cup 2026 memberi gambaran lain—kompetisi ini mulai bergerak ke arah pembinaan yang lebih serius.

Selama 8-12 April 2026, SOR Adiwijaya Garut dipadati tim-tim SMP dari berbagai daerah Jawa Barat. Jadwal pertandingan padat, ritme permainan pun cepat sejak hari pertama.

Turnamen ini lahir dari kolaborasi Hisense Indonesia dan Proton FC. Dukungan tambahan datang dari AFP serta sejumlah merek perlengkapan olahraga.

Partisipasi terbilang merata. Tim-tim hadir dengan pendekatan berbeda, mencerminkan variasi pola latihan di tingkat sekolah.

Pembukaan Hisense Futsal Cup 2026 berlangsung semarak, diawali senam massal bersama KORMI Garut. Ratusan peserta terlibat, memberi warna awal yang cair.

Peresmian dilakukan Presiden Hisense Indonesia, Jaton Li. Setelah itu, pertandingan berjalan tanpa banyak jeda.

Intensitas permainan menjadi catatan utama. Sejumlah tim menunjukkan organisasi permainan yang mulai terbentuk.

Teknik dasar terlihat lebih rapi dibandingkan kompetisi serupa beberapa tahun lalu. Pengambilan keputusan di lapangan juga mulai terarah, meski belum konsisten.

Satu segmen yang mencuri perhatian datang dari laga eksibisi. Patrin Garut berhadapan dengan Patrin Jawa Barat.

Kedua tim dihuni atlet tunarungu. Pertandingan ini bukan sekadar selingan, melainkan pernyataan bahwa futsal pelajar mulai membuka ruang inklusif.

Pendampingan diberikan oleh Andriansyah Agustin dan Bambang Bayu Saptaji. Keduanya memberi sentuhan pengalaman pada pertandingan tersebut.

Panitia juga menyiapkan “Goalkeeper Battle”. Program ini memberi panggung khusus bagi penjaga gawang muda.

Fokusnya jelas, mencari dan mengasah potensi kiper sejak dini. Posisi yang kerap luput justru mendapat perhatian khusus.

Penutupan dihadiri sejumlah pihak, termasuk Proton FC dan Hisense Indonesia wilayah Jawa Barat. Acara berjalan singkat, tanpa seremoni berlebihan.

Presiden Proton FC, Thony Indra Gunawan, menyebut kompetisi ini bagian dari upaya membangun fondasi. Ia menilai pembinaan usia dini tidak bisa ditunda.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Hisense Indonesia dalam menghadirkan kompetisi ini. Ini adalah bagian dari semangat besar untuk mengembangkan futsal Indonesia. Lebih dari itu, kepedulian terhadap olahraga inklusif juga sangat terasa melalui pertandingan atlet disabilitas, di mana kami memberikan ruang bagi teman-teman tunarungu untuk berekspresi dan berkompetisi,” ujarnya.

Rendra Firman dari Hisense Indonesia melihat ajang ini sebagai bagian dari keterlibatan industri. Dukungan terhadap olahraga daerah menjadi salah satu titik tekan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap perkembangan olahraga di Indonesia, khususnya futsal di Jawa Barat. Kami berharap Hisense dapat terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat. Kompetisi ini juga menjadi bagian dari kampanye kami menuju World Cup 2026,” kata Rendra.

Hasil akhir menempatkan SMPN 51 Bandung sebagai juara. Tim ini tampil relatif stabil sepanjang turnamen.

Daftar Pemenang Hisense Futsal Cup 2026

Kategori Tim:

Juara 1: SMPN 51 Bandung

Juara 2: SMPN 1 Kota Tasikmalaya

Juara 3: MTS Persis 76 Tarogong

Juara 4: MTS Darussalam

Kategori Individu:

Best Coach: Masri (SMPN 51 Bandung)

Top Scorer: Giza Fitra Anugerah (MTS Darussalam)

Best Player: Bill Hifzhi Mawla Azzujall (SMPN 1 Kota Tasikmalaya)

Best Goalkeeper: Adli (SMPN 51 Bandung)

Hisense Futsal Cup 2026 meninggalkan sejumlah catatan. Kompetisi ini tak lagi semata soal menang dan kalah.

Ada upaya membaca arah pembinaan. Futsal pelajar mulai diposisikan sebagai bagian dari ekosistem yang lebih luas, bukan sekadar kegiatan musiman.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *