DIALEKTIKA KUNINGAN — Guyuran hujan dengan intensitas sedang pada Selasa sore kemarin berujung petaka bagi bangunan SD-SMP Negeri Satap Cimulya, Kecamatan Cimahi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Kondisi tanah yang labil tak kuat menahan resapan air hingga memicu longsor tepat di area sekolah sekitar pukul 15.00 WIB.
Akibatnya, Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 10 meter jebol dan menyeret pagar sekolah hingga ambrol ke bawah.
Paling mengkhawatirkan, satu unit bangunan mushola sekolah kini posisinya terancam karena titik longsor berada sangat dekat dengan pondasi.
BPBD Kabupaten Kuningan yang menerima laporan pada malam harinya, langsung menerjunkan tim assessment ke lokasi di Dusun II, Desa Cimulya pagi tadi.
Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa karena aktivitas belajar mengajar sudah selesai saat kejadian berlangsung.
Hingga Rabu (11/2/2026) siang, cuaca di lokasi terpantau cerah berawan dan para guru mulai bahu-membahu membersihkan sisa material longsoran.
Pihak sekolah sendiri sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan serta aparat terkait untuk langkah perbaikan darurat agar kerusakan tidak meluas.
Untuk sementara, area di sekitar musala diimbau untuk dikosongkan demi menghindari risiko longsor susulan jika hujan kembali turun.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






