Scroll untuk baca artikel
BeritaSeni

Sayonara Doraemon! Setelah 35 Tahun Menemani Minggu Pagi, Serial Legendaris Ini Resmi Pamit dari RCTI

×

Sayonara Doraemon! Setelah 35 Tahun Menemani Minggu Pagi, Serial Legendaris Ini Resmi Pamit dari RCTI

Sebarkan artikel ini
Doraemon berhenti tayang di RCTI menutup satu bab penting dalam sejarah hiburan Indonesia. Namun, kenangan tentang Nobita, Shizuka, Suneo dan Giant, hingga kantong ajaib Doraemon dipastikan akan terus hidup di hati para penggemarnya.
Doraemon berhenti tayang di RCTI menutup satu bab penting dalam sejarah hiburan Indonesia. Namun, kenangan tentang Nobita, Shizuka, Suneo dan Giant, hingga kantong ajaib Doraemon dipastikan akan terus hidup di hati para penggemarnya.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Doraemon berhenti tayang di RCTI. Resmi berakhir setelah menemani penonton Indonesia selama 35 tahun.

Kabar Doraemon berhenti tayang di RCTI diumumkan akun X @IndoPopBase pada, Senin 5 Januari 2026 dan langsung memantik nostalgia warganet.

Selama puluhan tahun, Doraemon menjadi salah satu program animasi terlama di RCTI. Serial ini dikenal sebagai tontonan keluarga yang mengisi berbagai jam tayang dari pagi hingga akhir pekan.

Doraemon merupakan karya Fujiko F. Fujio yang pertama kali terbit sebagai manga pada 1969. Serial ini kemudian diadaptasi menjadi anime oleh Shin-Ei Animation dan meraih popularitas global.

Meski tak lagi tayang di televisi Indonesia, produksi serial dan film Doraemon masih terus berjalan. Hal ini menandai berakhirnya satu era di layar kaca, namun bukan akhir kisah Doraemon di dunia hiburan.

Baca Juga:  Comeback with a BANG! Here Comes The Sun Eater 2024, Sukses Diadakan Di Bali!

Kabar Doraemon berhenti tayang di RCTI langsung ramai diperbincangkan warganet. Beragam spekulasi dan ungkapan nostalgia bermunculan dari generasi yang tumbuh bersama anime legendaris tersebut.

Selama lebih dari tiga dekade, Doraemon dikenal lewat kisah robot kucing biru dari masa depan yang membantu Nobita. Berbagai alat ajaib sering menjadi solusi, meski tak jarang justru berujung kekacauan yang menghibur.

Sejumlah alat ajaib Doraemon pun kembali dikenang karena menjadi ikon yang melekat di benak penonton.

Mesin Waktu

Mesin waktu yang berada di laci meja Nobita memungkinkan perjalanan ke masa lalu dan masa depan. Alat ini menjadi awal pertemuan Nobita dengan Doraemon yang dikirim oleh cicitnya, Sewashi.

Baca Juga:  Perjalanan Afgan ‘Sonder Asia tour’ di Jakarta dan Singapura

Baling-baling Bambu

Baling-baling bambu menjadi alat favorit untuk terbang dan berpetualang. Doraemon dan kawan-kawan kerap menggunakannya untuk menjelajahi berbagai tempat.

Pintu Ajaib

Pintu ajaib ini memungkinkan pengguna berpindah lokasi secara instan hanya dengan membuka pintu. Kepraktisannya membuat banyak penonton bermimpi memilikinya di dunia nyata.

Kantong Ajaib

Kantong empat dimensi Doraemon menjadi gudang alat canggih serba guna. Dari kantong inilah berbagai alat berukuran besar hingga kecil bisa dikeluarkan tanpa batas.

Kamera Dress Up

Kamera ini mampu mengganti pakaian seseorang dalam sekejap. Cukup memasukkan desain pakaian, kamera langsung mengubah penampilan sesuai keinginan.

Doraemon berhenti tayang di RCTI menutup satu bab penting dalam sejarah hiburan Indonesia. Namun, kenangan dan alat-alat ajaibnya dipastikan akan terus hidup di hati para penggemarnya.***

Baca Juga:  Tendangan Geledek dan Drama VAR: PERSIB Tumpas Persis Solo, 'Maung Bandung' Melesat ke-5 Besar Klasemen BRI Super League

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *