DIALEKTIKA KUNINGAN — Persib Bandung ambyar tertahan di tanjakan puncak Klasemen Liga 1 setelah dipaksa berbagi poin oleh Persik Kediri pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026.
Pertarungan sengit Persik vs Persib Bandung yang tersaji di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur, pada Senin (5/1/2026) itu berakhir dengan skor imbang 1-1 melalui drama yang menguras emosi.
Kedua tim sempat bermain buntu tanpa gol di sepanjang babak pertama sebelum intensitas pertandingan meningkat tajam selepas jeda.
Persib Maung Bandung akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui aksi Saddil Ramdani yang menyambar umpan matang Berguinho dengan sontekan cerdik.
Sayangnya, malam indah bagi Saddil berubah menjadi kelabu setelah dirinya diusir keluar lapangan oleh wasit akibat kartu kuning kedua pada menit ke-81.
Keunggulan Persib yang sudah di depan mata mendadak buyar di menit akhir ketika Muhamad Firli mencetak gol balasan lewat sundulan tajam.
Seusai laga, Bojan Hodak tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Muhammad Tri Santoso dan berencana mengirim surat resmi ke operator liga.
Pelatih asal Kroasia tersebut merasa terbelenggu untuk mengkritik lebih dalam karena adanya ancaman denda dalam klausul kontraknya.
Bojan Hodak menegaskan bahwa ini adalah kali pertama dirinya benar-benar merasa tidak puas dengan kinerja pengadil lapangan hingga harus melayangkan surat keberatan.
Ia bahkan enggan memberikan analisis teknis terkait jalannya pertandingan karena fokusnya sudah terlanjur terganggu oleh keputusan-keputusan kontroversial.
Sosok wasit Muhammad Tri Santoso memang menjadi pusat perhatian setelah mengeluarkan kartu merah untuk Saddil Ramdani serta kartu kuning untuk Bojan Hodak yang melayangkan protes keras.
Berbagai keputusan dramatis juga lahir dari ruang VAR, mulai dari pembatalan penalti untuk Persik Kediri hingga keputusan kartu kuning bagi Ezra Walian.
Bojan Hodak sempat melontarkan sindiran pedas bahwa dirinya tidak ingin berbicara jujur kepada media hanya demi menyelamatkan gajinya agar tidak dipotong.
Kini Persib harus segera bangkit dan melupakan hasil imbang tersebut karena lawan berat sudah menanti di laga berikutnya.
Partai bertajuk El Clasico Indonesia antara Persib vs Persija Jakarta akan segera digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 11 Januari 2026 mendatang.
Pertarungan Persib Bandung vs Persija Jakarta diprediksi akan berlangsung sangat panas mengingat kedua tim saat ini sama-sama sedang bersaing ketat di jalur perebutan juara.
Bojan Hodak mulai menaruh perhatian penuh pada profil wasit yang akan memimpin laga krusial melawan Macan Kemayoran nanti.
Meski menyimpan keresahan, sang pelatih memilih untuk tetap tenang dan tidak ingin terlalu banyak berkomentar demi menjaga kondusivitas tim.
Ia hanya mengingatkan bahwa pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta selalu menjadi ujian mental yang berbeda bagi siapapun yang terlibat di dalamnya.***






