DIALEKTIKA KUNINGAN — Kabupaten Kuningan berhasil mencatat perbaikan signifikan, memperbaiki peringkat kemiskinan dari posisi kedua menjadi ketiga termiskin di Jawa Barat.
Penurunan persentase kemiskinan ini menjadi yang paling tajam dalam beberapa tahun terakhir, menurut data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat.
Tahun 2025, jumlah penduduk miskin di Kuningan menyusut sebanyak 12.160 orang, kini menjadi 119.670 jiwa
Angka kemiskinan turun ke level terendah 10,74%, menunjukkan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang terukur dan konsisten.
Kunci Sukses Pengentasan
- Penurunan angka kemiskinan ini didorong oleh serangkaian program pembangunan konkret dan intervensi pemerintah daerah yang sangat berdampak. Intervensi ini mencakup mulai dari Operasi Pasar Murah Bersubsidi, penyaluran bansos (PKH, BPNT), hingga Program Listrik Gratis dari Pemprov Jabar.
- Tak hanya itu, program 100 Hari Kerja Bupati turut berkontribusi besar, seperti penyelenggaraan Bursa Kerja yang menyerap ribuan tenaga kerja baru. Berbagai perbaikan, seperti subsidi pupuk, perbaikan Rutilahu, dan pembiayaan kesehatan, berhasil memperkuat daya beli dan meningkatkan kualitas hidup warga miskin.
Prestasi Ganda: Ekonomi Melejit!
- Secara mengejutkan, Kuningan tidak hanya sukses menekan kemiskinan, tetapi juga mencatat Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2025 tertinggi di seluruh Pulau Jawa. Bersamaan dengan itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga turun drastis menjadi 7,78%, menegaskan ekonomi Kuningan sedang bergerak maju dan kokoh.
- Hasil pemeriksaan di lapangan (Ground Checking DTSEN) sejalan dengan data BPS, menunjukkan perbaikan sosial ekonomi yang nyata. Banyak warga berhasil naik peringkat desil, menandakan mereka telah keluar dari kategori sangat miskin maupun miskin.
Tren Kemajuan yang Jelas
- Dengan bukti penurunan kemiskinan dan pengangguran serta pertumbuhan ekonomi terbaik se-Jawa, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyatakan daerahnya berada dalam tren kemajuan yang pasti. Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan kebijakan yang tepat sasaran.
- Pemerintah Kabupaten Kuningan berkomitmen untuk terus memperkuat program pemberdayaan, menjaga stabilitas ekonomi, dan menghadirkan kebijakan yang membawa kesejahteraan menyeluruh.
Optimisme Masa Depan
- Bupati Dian Rachmat Yanuar sangat yakin bahwa kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat di tahun 2026, terutama dengan dibukanya pintu investasi. Sudah ada minat dari berbagai investor, mulai dari industri hospitality, garment, hingga pertanian, yang kini sedang dalam proses perizinan.
- “Masuknya investor diharapkan akan semakin mendorong program pengentasan kemiskinan dan penurunan angka pengangguran di Kuningan,” tutupnya dengan optimis.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






