DIALEKTIKA KUNINGAN — Persib resmi mengakhiri kerja sama dengan bek Timnas Irak, Frans Putros, setelah kontraknya berakhir pada penghujung Super League 2025/2026. Artinya, pemain berusia 32 tahun itu tidak lagi menjadi bagian dari skuad Maung Bandung untuk mengarungi musim 2026/2027.
Keputusan tersebut bukan karena Persib tidak ingin mempertahankannya. Manajemen mengaku sempat membuka pembicaraan mengenai kontrak baru, namun proses negosiasi berakhir tanpa kesepakatan.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan kedua belah pihak telah menjalani pembahasan secara profesional sebelum akhirnya memilih berpisah.
“Sejak masa kontraknya berakhir, kami telah melakukan negosiasi ulang dengan pihak Putros. Namun hingga proses tersebut selesai, kesepakatan baru belum dapat tercapai. Dengan penuh rasa hormat, Persib dan Frans Putros sepakat mengakhiri kebersamaan ini,” ujar Adhitia.
Meski hanya semusim mengenakan seragam Pangeran Biru, Putros meninggalkan catatan yang tak bisa dipisahkan dari sejarah klub. Ia ikut mengantar Persib menjuarai Super League 2025/2026 sekaligus mengukir pencapaian three-peat di kompetisi liga.
Penampilan konsisten bersama Persib juga mengantarkan Putros kembali memperkuat Tim Nasional Irak pada putaran final Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Sepanjang musim lalu, Putros tampil dalam 28 dari 34 pertandingan Super League dan menyumbangkan satu gol. Pengalaman, kepemimpinan, serta ketenangannya di lini belakang menjadi nilai lebih yang kerap mendapat apresiasi dari tim pelatih.
“Hatur nuhun, Frans Putros. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, profesionalisme, dan kontribusi yang telah diberikan. Semoga sukses selalu menyertai perjalanan karier dan kehidupan Anda,” kata Adhitia.
Tiga Pemain Asing Dipagari hingga 2028
Bersamaan dengan kabar perpisahan Putros, Persib memastikan tiga pemain asing tetap menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub.
Patricio Matricardi, Uilliam Barros, dan Ramon Tanque resmi memperpanjang kontrak hingga 2028 setelah dinilai tampil konsisten sepanjang musim 2025/2026.
Keputusan tersebut diambil setelah manajemen bersama tim pelatih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan skuad yang akan menghadapi empat kompetisi pada musim ini.
“Kami membutuhkan kedalaman skuad yang semakin kuat karena musim ini akan tampil di setidaknya empat kompetisi berbeda. Karena itu, pemain berkualitas di setiap lini menjadi kebutuhan utama,” ujar Adhitia.
Matricardi menjadi pilihan utama di jantung pertahanan dengan catatan 31 penampilan dan dua gol di Super League. Bek asal Argentina itu juga tampil sembilan kali di AFC Champions League Two, termasuk babak play-off.
Barros memberikan kontribusi penting di sektor depan lewat delapan gol dari 32 pertandingan liga. Penyerang asal Brasil tersebut juga mencetak dua gol dari sembilan laga AFC Champions League Two.
Ramon Tanque pun menunjukkan produktivitas serupa dengan mengemas delapan gol dalam 28 pertandingan Super League serta menambah satu gol di kompetisi Asia.
Manajemen berharap ketiga pemain tersebut mampu menjaga stabilitas tim sekaligus menjadi tulang punggung Persib menghadapi Super League, Piala Indonesia, Shopee Cup ASEAN Club Championship, dan AFC Champions League Two musim 2026/2027.
Julio Cesar Tetap Mengawal Lini Belakang
Persib juga memastikan bek asal Brasil, Julio Cesar De Freitas Filho, tetap bertahan bersama Maung Bandung setelah menandatangani kontrak baru berdurasi satu musim.
Perpanjangan kontrak Julio Cesar menjadi salah satu keputusan penting pada era pelatih kepala Igor Tolic yang mulai membangun komposisi tim untuk musim baru.
Menurut Adhitia, tim pelatih masih melihat peran Julio Cesar sangat dibutuhkan untuk menjaga kekuatan lini pertahanan Persib.
“Julio Cesar menunjukkan kualitas, profesionalisme, dan konsistensi sepanjang musim pertamanya bersama Persib. Kontribusinya membantu tim mempertahankan gelar juara menjadi pertimbangan utama kami,” ungkapnya.
Musim lalu, Julio Cesar mencatatkan 25 penampilan di Super League dan tujuh laga AFC Champions League Two.
Bek kelahiran Anápolis, Brasil, itu juga menyumbangkan satu gol penting ke gawang PSM Makassar yang menjadi salah satu momen krusial dalam perjalanan Persib mengunci gelar juara liga untuk musim ketiga secara beruntun.
Dengan komposisi pemain yang mulai terbentuk, Persib berharap mampu menjaga konsistensi sekaligus bersaing di empat kompetisi sepanjang musim 2026/2027.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






