DIALEKTIKA KUNINGAN — Sorotan tajam tertuju pada duel adu gesit Ikhwan Tanamal dan Toha di sisi lapangan, sebelum akhirnya aksi spartan Julio Cesar mengunci kemenangan krusial Pangeran Biru di panggung Piala Presiden 2026.
Kepastian melenggang ke babak semifinal Piala Presiden 2026 akhirnya diraih Persib Bandung setelah menyudahi perlawanan alot DPMM FC lewat skor tipis 1-0.
“Kemenangan ini sangat penting untuk menjaga momentum tim,” ujar Balsa Sekulic usai menjadi pahlawan pemecah kebuntuan lewat gol penaltinya di paruh kedua.
Tambahan tiga poin di Stadion Si Jalak Harupat membuat posisi Persib di puncak klasemen sementara Grup A makin sulit dikejar para pesaingnya.
Koleksi enam poin dari dua laga otomatis membawa Pangeran Biru unggul tiga angka atas Arema FC yang membuntut di urutan kedua.
Langkah berani diambil Tolic dengan merombak komposisi pemain dan hanya mempertahankan Kakang Rudianto serta Ikhwan Tanamal sejak menit awal.
Atmosfer pertandingan langsung memanas ketika Ikhwan Tanamal terlibat bentrok adu taktik secara langsung melawan pengawalan ketat Toha di sisi sayap.
Aksi saling sikut dan adu kecepatan antara Ikhwan dan Toha menjadi hiburan tersendiri sepanjang babak pertama.
Penjagaan ekstra dari barisan belakang lawan kerap membuat kreasi serangan Persib terhenti sebelum memasuki kotak penalti.
Kiper muda Fitrah Maulana sempat dipaksa bekerja keras menepis tembakan jarak jauh penyerang DPMM FC, Dalberto.
Ikhwan Tanamal sebenarnya sempat mendapat ruang tembak ideal di menit ke-35, namun tekel terukur lawan menggagalkan peluang tersebut.
Papan skor tetap menunjukkan angka kacamata 0-0 hingga babak pertama usai akibat penyelesaian akhir kedua tim yang belum maksimal.
Perubahan taktik besar-besaran dilakukan Tolic selepas jeda dengan memasukkan tiga legiun asing sekaligus, termasuk Luka Menalo dan Berguinho.
Masuknya tenaga baru membuat intensitas serangan Persib meningkat hingga Luka Menalo dijatuhkan di kotak terlarang pada menit ke-72.
“Saya hanya fokus mengarahkan bola ke sudut yang sulit dijangkau kiper,” kata Balsa Sekulic menanggapi eksekusi penaltinya yang berbuah gol di menit ke-74.
Keunggulan 1-0 memaksa lini belakang Persib menghadapi gempuran masif DPMM FC di sisa waktu pertandingan.
Julio Cesar tampil sangat spartan mengawal area penalti hingga layak dinobatkan sebagai Man of the Match pada laga ini.
Aksi penyelamatan paling krusial lahir di menit ke-84 saat Julio Cesar melakukan sundulan halauan tepat di garis gawang.
“Ketenangan Julio Cesar di menit-menit akhir menjadi kunci utama kami mempertahankan keunggulan,” puji pelatih Tolic atas performa bek asalnya tersebut.
Siren panjang berbunyi dengan skor akhir 1-0, mengukuhkan posisi Persib sebagai tim pertama yang melenggang mulus ke fase empat besar.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






