DIALEKTIKA KUNINGAN — Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan penuh bagi perjuangan Persib Bandung di laga penentuan Juara BRI Super League, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan berkolaborasi dengan Sadulur Suporter Persib sa-Kuningan mematangkan agenda nonton bareng (nobar) akbar di Pandapa Paramarta pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Agenda ini dirancang bukan sekadar buat nonton biasa laga Persib kontra Persijap yang kick-off pukul 16.00 WIB nanti, melainkan jadi ruang silaturahmi biar ribuan pencinta Maung Bandung bisa menyatu dalam euforia dan semangat juang yang sama.
Langkah matang persiapan acara ini dibahas langsung dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekda Kabupaten Kuningan, U Kusmana, di Ruang Rapat Sang Adipati Setda pada Selasa, 19 Mei 2026. Pertemuan ini dihadiri lintas elemen mulai dari perwakilan Bobotoh, Viking Distrik Kuningan, BOBOKO Kuningan, SKU dna Boboku, aparat Polres dan Kodim 0615/Kuningan, hingga dinas-dinas terkait seperti Satpol PP, Dishub, dan Diskominfo.
Dalam rapat tersebut, Sekda menyampaikan bahwa nobar massal ini merupakan ide langsung dari Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang ingin momentum bersejarah Persib bisa dirayakan bersama warga dalam suasana yang aman dan nyaman.
“Pak Bupati ingin momen krusial ini jadi kebahagiaan bersama, makanya kita siapkan tempat yang representatif agar para pencinta Persib bisa kumpul satu titik,” kata U Kusmana.
Pemilihan Pandapa Paramarta sebagai lokasi acara dinilai paling pas setelah melewati pertimbangan matang semua pihak. Selain posisinya yang strategis di pusat aktivitas kota, area terbuka ini dianggap mampu menampung antusiasme suporter yang diprediksi bakal tembus ribuan orang.
Biar nontonnya makin puas dan terasa atmosfer stadionnya, panitia sudah menyiapkan layar videotron raksasa berukuran 8 x 3 meter tepat di area lapangan Pandapa Paramarta.
Keseruan acara “Mapag Persib Juara” ini juga dipastikan bakal makin pecah karena panitia menyelipkan panggung hiburan musik serta berbagai doorprize menarik bagi Nobotoh yang beruntung.
Di tengah euforia dukungan, masalah kondusivitas wilayah tetap jadi prioritas utama yang tidak ditawar-tawar. Pemkab Kuningan bersama aparat kepolisian sudah merancang skema rekayasa lalu lintas, kantong parkir khusus, hingga ploting personel pengamanan untuk mengantisipasi macet parah di sekitar lokasi.
Komitmen menjaga keamanan ini juga didukung penuh oleh seluruh perwakilan suporter yang sepakat menjaga ketertiban selama acara dan menjunjung tinggi sportivitas.
Menariknya, begitu peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua ditiup, para suporter dijadwalkan bakal melaksanakan salat Magrib berjamaah terlebih dahulu di area Pandapa sebelum melanjutkan agenda konvoi atau perayaan lainnya.
Lewat agenda akbar ini, Pandapa Paramarta akhir pekan nanti jelas akan berubah fungsi dari sekadar fasilitas publik menjadi ruang persaudaraan yang menyatukan berbagai warna komunitas Bobotoh demi satu nama, Persib Bandung.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






