Scroll untuk baca artikel
BeritaOlahraga

Manchester City Dihancurkan MU di Old Trafford: Sihir Setan Merah Carrick Bikin Guardiola tak Berkutik!

×

Manchester City Dihancurkan MU di Old Trafford: Sihir Setan Merah Carrick Bikin Guardiola tak Berkutik!

Sebarkan artikel ini
Manchester United menaklukkan Man City 2-0 dalam Derby Manchester! Debut manis Michael Carrick, MU naik ke papan atas klasemen Liga Inggris.
Manchester United menaklukkan Man City 2-0 dalam Derby Manchester! Debut manis Michael Carrick, MU naik ke papan atas klasemen Liga Inggris.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Michael Carrick membuktikan bahwa taktik sederhana bisa menjadi senjata mematikan saat Manchester United menundukkan Man City dalam Derby Manchester 2026!

Super Big Match Premier League, Manchester United vs Man City berlangsung di Old Trafford, Sabtu (18/1/2026) malam Minggu WIB, Setan Merah tampil agresif dan penuh energi.

Kemenangan 2-0 atas City menjadi penanda dominasi United yang tak sepenuhnya tercermin dari skor akhir. Sepanjang laga, tekanan MU membuat sang rival kesulitan mengembangkan permainan.

Manchester City sejatinya unggul dalam penguasaan bola, tetapi efektivitas serangan United jauh lebih tajam. Tiga gol tuan rumah dianulir offside, sementara dua peluang lain menghantam tiang gawang.

Kiper City, Gianluigi Donnarumma, menjadi penyelamat dengan sejumlah aksi gemilang yang mencegah kekalahan lebih telak. Tanpa performanya, skor bisa saja berakhir memalukan.

Debut Michael Carrick sebagai pelatih interim Manchester United pun berjalan sempurna. Ia langsung mempersembahkan kemenangan prestisius di laga pekan ke-22 Liga Inggris 2025/26.

Dua gol kemenangan Mancheter United dicetak Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu pada babak kedua. Tambahan tiga poin mengangkat MU ke posisi empat klasemen Liga Inggris sementara dengan 35 poin.

Baca Juga:  Menpora Dito Dukung Sinergi dengan ORKI untuk Capai Indonesia Bugar 2045

Namun, posisi tersebut masih rawan digeser Liverpool yang memiliki poin sama dan baru akan bertanding melawan Burnley. Di sisi lain, kekalahan ini membuat City gagal mendekati Arsenal di puncak klasemen.

Manchester City kini tertahan di peringkat kedua dengan 43 poin, terpaut enam angka dari Arsenal. The Gunners sendiri dijadwalkan bertandang ke markas Nottingham Forest pada Minggu dini hari.

Sejak awal laga, Manchester United langsung menekan pertahanan City. Gol Amad Diallo dan Bruno Fernandes sempat tercipta, tetapi dianulir karena posisi offside.

Man City mencoba bangkit melalui peluang Bernardo Silva dan Max Alleyne, namun penyelesaian akhir belum menemui sasaran. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan MU meningkat drastis. Peluang demi peluang tercipta, sementara upaya Erling Haaland berhasil diredam lini belakang tuan rumah.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-65 melalui Bryan Mbeumo. Berawal dari serangan balik cepat, tembakan terukurnya tak mampu dibendung Donnarumma.

United menggandakan keunggulan pada menit ke-76 lewat Patrick Dorgu. Ia sukses menyambut umpan tarik Matheus Cunha dari sisi kiri.

Manchester City berusaha memperkecil ketertinggalan, salah satunya melalui tendangan bebas Rayan Cherki. Namun, bola masih mampu diblok barisan pertahanan MU.

Baca Juga:  Sedang Berlangsung Spanyol vs Kroasia Tayang Dimana? Klik di Sini 2 Link Live Streaming Euro 2024 Gratis

Gol ketiga Man United di masa injury time sempat tercipta, tetapi kembali dianulir offside. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 tetap bertahan.

Usai laga, Carrick menegaskan tidak ingin larut dalam euforia kemenangan. Ia menyebut hasil ini harus menjadi standar performa tim ke depan.

Menurut Carrick, kemenangan atas City hanyalah langkah awal. Konsistensi permainan menjadi target utama dalam sisa musim.

Pelatih berusia 44 tahun itu juga mengapresiasi kesiapan fisik dan mental para pemain. Ia menilai seluruh skuad menjalankan peran dengan sangat baik.

Lisandro Martinez turut mengungkap pesan penting Carrick sebelum laga. Sang pelatih meminta pemain memaksimalkan energi dukungan suporter Old Trafford.

Martinez menyebut kemenangan ini terasa luar biasa. Ia menilai kekompakan tim menjadi kunci keberhasilan meredam serangan City.

Bek asal Argentina itu juga memuji solidnya pertahanan United yang tampil disiplin sepanjang laga. Clean sheet disebutnya sebagai hasil kerja kolektif seluruh tim.

Di sisi lain, laga ini juga diwarnai kontroversi. Tekel Diogo Dalot terhadap Jeremy Doku memicu protes dari pendukung Manchester City.

Baca Juga:  Banjir di Kabupaten Cirebon Hari ini: Merendam 15 Desa, Ketinggian Air Mencapai Pinggang Orang Dewasa

Mantan wasit Premier League, Mark Halsey, menilai Dalot seharusnya mendapat kartu merah. Ia menyebut tekel tersebut berisiko tinggi dan berbahaya.

Keputusan wasit dan VAR yang tidak memberikan sanksi maksimal memicu perdebatan luas. Isu konsistensi penegakan aturan kembali mencuat.

Pendukung Manchester City ramai-ramai menyoroti dugaan “home bias” di Old Trafford. Media sosial dipenuhi perbandingan dengan insiden kartu merah di laga lain.

Pengamat sepak bola Inggris menilai polemik ini memperkuat tekanan terhadap otoritas wasit. Transparansi keputusan dinilai krusial demi menjaga integritas kompetisi.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *