2 Tahun Dinanti, Rumah Tahfidz Hamalatul Qur’an Sukses Gelar Perdana Pengajian Masyarakat Jogja (PMJ) Tamanan

Rumah Tahfidz Hamalatul Qur’an sukses menggelar perdana Pengajian Masyarakat Jogja (PMJ) Tamanan, pada hari Minggu 18 Desember 2022.
Rumah Tahfidz Hamalatul Qur’an sukses menggelar perdana Pengajian Masyarakat Jogja (PMJ) Tamanan, pada hari Minggu 18 Desember 2022.*

DIALEKTIKA — Rumah Tahfidz Hamalatul Qur’an akhirnya dapat menggelar Pengajian Masyarakat Jogja (PMJ) Tamanan, Minggu 18 Desember 2022.

Dikemukakan Mudir atau Kepala Rumah Tahfidz Hamalatul Qur’an, Ustadz Yuyus Yusuf, bahwa pihaknya ingin menyelenggarakan Pengajian Masyarakat Jogja (PMJ) Tamanan sudah dari dua tahun ke belakang.

Namun sebab pandemi Covid-19 di mana ada pembatasan sosial atau peraturan yang tidak memperbolehkan masyarakat berkerumun.

Hari ini, setelah di Pedukuhan Tamanan, Kepanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terbebas dari sebaran Corona Virus Disease, gagasan tersebut baru dapat terlaksana.

Pengajian Masyarakat Jogja (PMJ) merupakan kegiatan keagamaan yang dipimpin oleh Ustadz H. Puji Hartono, seorang Dai kondang di Yogyakarta.

Pengajian ini luas banyak dilaksanakan di sejumlah wilayah Daerah Istmewa Yogyakarta (DIY).

Ustadz Puji Hartono pun hadir langsung membuka gelaran perdana Pengajian Masyarakat Jogja (PMJ) Tamanan yang diselenggarakan Rumah Tahfidz Hamalatul Qur’an.

Terpantau ratusan jamaah yang merupakan masyarakat sekitar Pedukuhan Tamanan dan desa tetangga mengikuti pengajian begitu antusiasnya.

Selain khidmat, acara Pengajian Masyarakat Jogja (PMJ) Tamanan bertambah hangat karena banyak diikuti pula warga Jawa Barat yang kebetulan sedang merantau bekerja ataupun kuliah di Jogja.

Hal itu dikarenakan kedekatannya dengan Ustadz Yuyus Yusuf pimpinan Rumah Tahfidz Hamalatul Qur’an aslinya kelahiran Kabupaten Garut, yang awalnya kuliah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, kemudian berhasil merintis usaha pabrik tahu di Jogja, sampai berumah tangga memperistri sosok wanita sholehah warga Jalan Magelang.

PMJ Tamanan

Ustadz Puji Hartono mengajak jamaah doa bersama, dan mengisi tausiyah dengan tema “Keutamaan Istighfar”.

Ia menganjurkan kepada para jamaah supaya bisa melafadzkan istighfar 100 kali setelah Tahajud sebelum tidur setiap malam.

Menurutnya, dengan memperbanyak istighfar berfaedah menghilangkan dosa-dosa.

“Sebelum tidur kenapa penting membaca istighfar yang sebanyak-banyaknya supaya tidur kita dijaga malaikat. Namun harus diperhatikan tidur tetap harus sopan dengan menutup aurat, Insya Allah dikasih hujan kenikmatan oleh Allah SWT, pahala yang banyak, harta berlimpah, keberkahan hidup dunia akhirat,” ujar Ustadz Puji Hartono.

Disampaikannya pula, orang yang banyak istighfar akan diberi rejeki yang tidak terduga. Orang yang rutin istighfar sama dengan bertaubat hadiahnya dimudahkan segala urusan dunianya. “Dan, alangkah lebih baik lagi, perbanyak juga sedekah agar dimudahkan hajatnya oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Di akhir acara, dilaksanakan santunan kepada puluhan anak yatim-piatu. Bagi jamaah pun diberikan door prize dengan hadiah menarik.

Pengajian Pesantren Masyarakat Jogja (PMJ) Tamanan, menurut Ustadz Puji Hartono akan rutin berlanjut setiap Ahad ketiga tiap bulannya.

Mudir Rumah Tahfidz Hamalatul Qur’an, Ustadz Yuyus Yusuf pun mengamininya, bahwa pihaknya siap menyelenggarakan PMJ Tamanan secara berkelanjutan.***

Baca juga berita-berita menarik Dialektika.id dengan klik Google News.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *