Hijau Daun ‘View Mountain’ Ciremai Ditambah Petik Anggur Nikmat Hanya di Agrowisata J&J Linggarjati

Terkini, objek wisata J&J Linggarjati, Kab. Kuningan, Jawa Barat, kembali membuka destinasi wisata baru bertemakan agrowisata (pertanian).
Terkini, objek wisata J&J Linggarjati, Kab. Kuningan, Jawa Barat, kembali membuka destinasi wisata baru bertemakan agrowisata (pertanian).*

DIALEKTIKA — Rekreasi atau piknik menjadi kebutuhan khusus manusia dalam terapi jiwa dan raganya. Seperti objek wisata J&J Linggarjati yang lengkap menyuguhkan menu destinasi ihwal itu.

Menjelajah petualangan bersama reptil dan fauna unggas cantik adalah wahana pertama yang didirikan wisata J&J di bawah kaki Gunung Ciremai, kawasan Linggarjati, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Sangat ramah anak wisata J&J Linggarjati ini, karena selain suguhan rekreasi kolam renang keluarga yang menyehatkan raga sambil memanjakan putra-putri pengunjung bisa lengkap menikmati wahana berbagai permainan anak.

Ditambah bisa berswafoto ria (selfie) dengan king cobra, buaya, burung merak, dan beraneka jenis hewan yang dilindungi namun dijaga oleh orang-orang terlatih hingga tak membahayakan pengunjung.

Pun, pengunjung bisa berfoto-foto di resto modern yang menyerupai kapal pinisi kayu megah sambil menatap gagah Ciremai, gunung tertinggi di Jawa Barat.

Luar biasa keindahan panoramanya, healing view mountain Ciremai memberikan ketenteraman jiwa, membawa pengunjung lupa akan segala tetek-bengek masalah kejenuhan hingga penat pekerjaan.

Para penikmat kuliner khas menu-menu tradisional pun bisa mendapatinya di Dapur J&J sebrang kebun binatang persis. Pada area ini juga bisa menambah keceriaan anak-anak menaiki pesawat terbang.

Terkini, objek wisata J&J Linggarjati kembali membuka destinasi wisata baru bertemakan agrowisata atau wisata pertanian.

Destinasi tersebut semakin melengkapi bahwasannya J&J bermagnetkan flora dan fauna sejurus Kuningan sebagai kabupaten konservasi yang sangat menjaga pelestarian alam.

Dikemukakan Owner J&J, H. Kiki Al-Farizi, Sabtu 16 Oktober 2022, perihal agrowisata yang dibukanya terdapat dua unsur. Yakni tumbuhan organik dan hydroponic.

Terpantau terdapat berbagai macam sayuran yang ditanam di areal lahan agrowisata J&J. Di antaranya, sayur-sayuran caisim, pecay dan sejenisnya.

Kemudian ada pula areal petik anggur merah dan hijau yang begitu memikat pengunjung, karena bisa mencari mana yang matang lalu disantap benar-benar segar langsung dari pohonnya.

Sungguh bisa dibayangkan bukan, betapa nikmatnya menyantap buah anggur matang langsung dari memetik dari pohonnya secara segar tanpa bahan pengawet.

Untuk sayuran pun di sana pengunjung bisa memetik langsung. Bahkan pada bagian tanaman sayur organik panennya tampak berlimpah dan siap didistribusikan ke pasar setiap harinya.

“Alhamdulillah berkah. Dibukanya destinasi agrowisata ini, selain memanjakan pengunjung dengan konsep pariwisata berkelanjutan, di mana kami selalu ingin terus berinovasi, agar berkesan dan membuatnya selalu ingin kembali lagi ke sini,” ungkap H. Kiki Al-Farizi.

“Di samping itu, adanya tempat baru bisa membuka lapangan kerja. Kini petani pun bisa berada di dunia pariwisata kan. Pun ada nilai edukasinya, bagi pengunjung bisa sambil belajar bercocok-tanam. Misal dengan contoh tanaman hydroponic, diharapkan ketika pulang para pengunjung bisa menerapkan di pekarangan rumahnya,” terang Owner J&J Linggarjati.***

Baca juga berita-berita menarik Dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *